petunjuk teknis
https://drive.google.com/file/d/1PnDMm1H13gWPa4VG7G8oHsspeBidajOV/view?usp=sharing
*Petunjuk Teknis (Juknis) Gerakan Satu Hari Satu Telur (GESTUR)* merupakan panduan operasional pelaksanaan intervensi protein hewani bagi balita usia *6–23 bulan* sebagai bagian dari upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting.
Juknis GESTUR disusun sebagai acuan bagi *Petugas Gizi Puskesmas, Tim TEGAS Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Kader Posyandu* dalam melaksanakan rangkaian kegiatan secara terintegrasi, mulai dari pemberian telur, edukasi gizi, pemantauan konsumsi, kunjungan rumah, hingga monitoring dan evaluasi program.
## GESTUR Terintegrasi dengan Layanan Digital
Pelaksanaan GESTUR diperkuat melalui platform digital *“Gesturin Aja”* sebagai sarana pendukung edukasi, pemantauan, dan akses informasi gizi bagi masyarakat. Platform ini menyediakan berbagai fitur, antara lain:
* *AI Gestur* untuk memperoleh informasi dan edukasi seputar gizi.
* *Hitung Cepat Status Gizi* untuk membantu mengetahui status gizi anak.
* *Kalkulator Kesehatan* untuk perhitungan kebutuhan kesehatan dan gizi.
* *Ruang Belajar Gizi* sebagai media edukasi bagi masyarakat.
* *Skrining Risiko Stunting* untuk membantu deteksi awal faktor risiko stunting.
## Ruang Lingkup Petunjuk Teknis GESTUR
Juknis GESTUR memuat beberapa komponen utama sebagai pedoman pelaksanaan program, meliputi:
1. *Ketentuan umum dan kriteria sasaran*, termasuk kelompok balita penerima manfaat.
2. *Tata laksana intervensi fisik dan pembiayaan* melalui sinergi pemerintah desa dan pihak terkait.
3. *Standar logistik dan distribusi telur* untuk memastikan telur yang diberikan memenuhi standar kualitas dan diterima oleh sasaran secara berkala.
4. *Protokol pendampingan, edukasi, dan monitoring konsumsi telur* untuk mendorong perubahan perilaku dan peningkatan asupan protein hewani.
5. *Tata laksana operasional platform digital “Gesturin Aja”* sebagai pendukung layanan dan edukasi gizi.
6. *Monitoring, evaluasi, indikator keberhasilan, dan pelaporan* sebagai bagian dari pengendalian dan peningkatan kualitas pelaksanaan program.
## Bersama Cegah Stunting melalui GESTUR
Melalui GESTUR, pemberian protein hewani tidak hanya dilakukan dalam bentuk intervensi telur, tetapi juga diintegrasikan dengan *edukasi gizi, pendampingan keluarga, pemantauan pertumbuhan, layanan Posyandu, serta pemanfaatan teknologi digital*.
Dengan adanya Petunjuk Teknis ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat memiliki pedoman yang sama dalam melaksanakan program secara *terarah, terukur, berkelanjutan, dan terintegrasi*.
*GESTUR — Gerakan Satu Hari Satu Telur*
Bersama penuhi kebutuhan protein hewani, dukung tumbuh kembang optimal, dan cegah stunting sejak dini.
*Puskesmas Sungai Radak – Kecamatan Terentang – Kabupaten Kubu Raya*